Author Archives: hartantyo
My painting : koleksi lukisanku
Silakan menikmati koleksi lukisan yang baru saja saya tambahkan. Sebenarnya cukup banyak lukisan yang sudah saya buat, namun hanya beberapa saja yang sempat saya abadikan. Sementara yang lain sudah rusak… š Sebagian besar adalah lukisan cat air di atas kertas. … Continue reading
Website sharing data
Telah dibuat website sharing data geofisika permukaan dangkal, sebagai bagian dari kanal pengetahuan MIPA Universiotas Gadjah Mada. Website dapat dilihat di link ini. Website ini nampaknya merupakan pioner sharing data dangkal di Indonesia. Ucapan selamat datang terlihat seperti dibawah ini…
Suatu Malam di Negeri Atas Angin…
Oleh : e-hartantyo Malam telah larut, sedang aku masih termangu menyongsong cahaya malam. Kadang dunia malam tak ubahnya seperti rimbun gemerisik air hujan yang membasahi tanah kering, kadang juga berupa genangan lumpur yang menempel di dinding-dinding kesakitan. Tapi memang, malam … Continue reading
dia…
oleh: e-hartantyo Beberapa hari yang lalu, saya kepengin sekali makan sate kambing. Dan satu-satunya sate yang paling enak (menurutku) dan menurut rute jalan pulang, dari sederetan warung sate yang sudah kujajal rasanya, adalah sate depan kecamatan balecatur di jalan wates. … Continue reading
Si Hitamku
oleh : e-hartantyo Tanggal 9 Juli 2006 kemarin, anak-anak dan ibuknya minta main ke rumah neneknya. Kakek dan Nenek dipanggil oleh anak-anak ākakung gunungā dan āuti gunungā. Kenapa? ya karena rumah beliau ada di daerah Utara banjarnegara, berbatasan dengan kabupaten … Continue reading
Dongengku Belajarku
oleh: e-hartantyo Sebenarnya, aku masih sering ingat masa-masa kecilku yang indah. Usiaku sekitar 2 tahun. Saat itu hanya kesenangan, permainan dan kegembiraan yang aku dapat. Waktu pagi, aku sering bangun karena pantatku terasa nggak nyaman akibat ompol tadi malem. Aku … Continue reading
Story Big Bang (in Bahasa Indonesia)
Disarikan oleh : Eddy Hartantyo Sekarang ini, fisika konvensial dapat diterapkan untuk menelaah jagatraya ketika umurnya baru satu nanosekon dan pada suhu 300 milyar derajat. Para ahli sepakat dengan hal ini karena akselerator partikel terbesar yang pernah dibuat dapat mencapai … Continue reading